WhatsApp-Button

Cara Membuat Disinfektan Sendiri

  • Posted by klinik on 2020-04-26 23:09:41
Klinik Kuret Steril - KLINIK ABORSI - KLINIK RADEN SALEH - 081220201799
- Cara Membuat Disinfektan Sendiri

Tips Membuat Desinfektan - Saat ini kita produk-produk disinfektan cukup sulit ditemui atau sudah cukup langka dikarenakan banyak yang membutuhkannya untuk pencegahan penyebaran virus Corona (covid-19). Sehingga, membuat desinfektan sendiri dirumah menjadi alternative lain sebagai solusi akan kelangkaan produk desinfektan di pasaran.

Apa itu disinfektan?

Disinfektan adalah cairan pembersih yang umumnya dibuat dari hydrogen peroksida, creosote, atau alcohol yang bertujuan untuk membunuh bakteri, virus, kuman dan mikroorganisme berbahaya lainnya yang terdapat pada ruangan atau permukaan benda mati.

Disinfektan biasanya digunakan untuk membersihkan permukaan benda-benda yang paling sering disentuh orang banyak. Contohnya, gagang pintu, meja, kursi, keran wastafel, lemari, dan lain-lain.

Disinfektan juga mengandung konsentrasi biosida yang tinggi. Maka dari itu, disinfektan lebih efektif dalam mencegah timbulnya bakteri dan mikroorganisme pada permukaan benda mati apa pun, yang menjadi perantara paparan infeksi virus atau bakteri berbahaya bila dihirup atau disentuh manusia.

baca juga : Tips Agar Bumil dan Janin TetapSehat

Cara membuat disinfektan sendiri dirumah

Kita bisa mendapatkan bahan-bahannya dengan sangat mudah dan sering kita temui bahkan di gunakan sehari-hari, berikut bahan-bahan yang digunakan untuk membuat disinfektan sendiri :

Bleaching atau cairan pemutih

Kita bisa gunakan cairan pemutih pakaian untuk membuat disinfektan dengan cara, masukan dua sendok makan cairan pemutih didalam satu liter air putih, aduk sampai rata dan siap digunakan.

Karbol

Selanjutnya kita bisa gunakan cairan karbol, cara nya hampir sama yaitu campurkan dua sendok karbol dengan satu liter air, aduk hingga rata.

Pembersih lantai

Selain bahan diatas kita juga bisa gunakan cairan pembersih lantai caranya mencampur satu tutup botol dengan lima liter air, aduk hingga rata dan bisa digunakan.

Beberapa Tips cara menggunakan disinfektan sendiri :

  1. Produk yang dibuat sesuai dengan takaran yang seharusnya, pastikan jangan terlalu pekat atau kental dan tidak terlalu encer.
  2. Perhatikan semua produk yang digunakan, tidak melewati masa kadaluarsa.
  3. Hindari mencapur ammonia atau pembersih lain. Bila ada zat aktif dan zat kimia yang eksplosif, bisa berbahaya atau terjadi percikan bahkan ledakan. Ikuti sesuai anjuran tidak diperkenankan untuk ujicoba sendiri dengan bahan-bahan yang berbahaya.
  4. Ikuti prosedur masing-masing cara membuat disinfektan,serta benda yang boleh disemprotkan.
  5. Cairan disinfektan tidak disemprotkan pada tubuh, karena bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya.
  6. Gunakan pakaian, alas kaki, sarung tangan, masker dan kacamata ketika kita mengaplikasikan cairan disinfektan, agar lebih aman.
  7. Jika permukaan benda terlalu kotor, sebaiknya bersihkan dengan cara mencuci atau menyikatnya menggunakan sabun deterjen dan air panas terlebih dahulu. Apabila permukaan benda tampak bersih, langsung semprotkan larutan disinfektan.
  8. Kita bisa menyemprotkan larutan disinfektan langsung ke permukaan benda yang keras, lalu tunggu selama 5 menit. Kemudian, lap dan biarkan mengering dengan udara selama beberapa menit.
  9. Pastikan permukaan benda yang disemprot cairan disinfektan dilap hingga kering sebelum disentuh.
  10. Cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun hingga bersih.
  11. Cairan disinfektan sebaiknya digunakan untuk membersihkan permukaan benda yang keras. Jadi, penggunaannya tidak disarankan untuk membersihkan permukaan benda yang lunak atau terbuat dari kain karena bahan tersebut dapat menyerap cairan disinfektan.
  12. Gunakan cairan pembersih khusus guna membersihkan benda dengan permukaan lunak, seperti lantai berkarpet, sofa, permadani, dan tirai.
  13. Pastikan untuk menjauhkan penggunaan dan penyimpanan cairan disinfektan dari jangkauan anak-anak.

Semoga tips diatas bisa bermanfaat, dan kita berdoa agar wabah yang saat ini terjadi segera berakhir.

Penelusuran Terkait :