WhatsApp-Button

Vakum Aspirasi

  • Posted by klinik on 2019-10-03 02:52:11
Klinik Kuret Steril - KLINIK ABORSI - KLINIK RADEN SALEH - 081220201799
- Vakum Aspirasi

Apa Itu Vakum AspirasiVakum Aspriasi merupakan sebuah Metode Aborsi Untuk Usia Kehamilan berada dibawah 13 Minggu dan merupakan metode aborsi yang menjadi rekomendasi oleh WHO baik itu di Rumah Sakit maupun Klinik Aborsi. Usia kehamilan yang bisa di aborsi menggunakan metode ini tidak boleh berusia lebih dari 14 minggu.

Proses aborsi dengan menggunakan metode ini merupakan yang paling aman dan cepat. Selain itu, hasil dari aborsi vakum aspirasi juga sangat efektif. Melakukan aborsi atau kuret atas dasar alasan apapun, tentunya Anda harus mempertimbangkan mengenai keamanan dari proses aborsi tersebut.

Jangan sampai Anda melakukan aborsi justru malah membahayakan kesehatan maupun nyawa Anda sendiri. Berikut adalah salah satu Metode atau Jenis Aborsi yang Aman sesuai dengan Rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO - World Health Organization).

Ada tiga metode aborsi yang aman untuk dilakukan, tergantung pada usia kehamilan :

  • Aborsi Medis (medical abortion)
  • Vakum Aspirasi (VA)
  • Dilatasi dan Evakuasi (D&E)

Vakum Aspirasi dalam pelaksanaannya, terbagi menjadi dua metode, yaitu:

  • Vakum manual

Prosedur ini dapat digunakan untuk usia kehamilan sekitar 5 hingga 12 minggu setelah periode menstruasi terakhir (awal trismester pertama). Metode ini melibatkan penggunaan jarum suntik yang dirancang khusus untuk mengisap janin (fetus) atau embrio.

Tidak semua klinik aborsi menyediakan metode ini. Namun, di beberapa wilayah geografis, metode ini lebih mudah ditemukan dibandingkan vakum aspirasi menggunakan pompa elektrik.

  • Vakum elektrik

Prosedur ini merupakan metode yang umum digunakan untuk kehamilan trisemester pertama (5-12 minggu) kehamilan. Vakum aspirasi dengan metode ini melibatkan penggunaan tabung pipih (kanula) yang dilekatkan dengan tabung ke botol dan pompa, sehingga menghasilkan vakum yang lembut. Kanula dimasukkan ke dalam rahim, pompa dihidupkan, dan jaringan (janin) dilepas dengan lembut dari rahim.

Klinik Kuret Steril Raden Saleh

Bukan hanya harus menggunakan metode aborsi yang direkomendasikan WHO, aborsi yang aman juga perlu dilakukan di klinik aborsi yang baik dan benar seperti klinik raden saleh. Bagaimana syarat klinik aborsi resmi yang dikategorikan baik dan benar untuk menangani aborsi?

Klinik aborsi resmi yang baik dan benar harus memenuhi beberapa syarat penting, meliputi:

  • Memiliki izin operasional dari pihak terkait.
  • Klinik aborsi resmi yang dimiliki oleh dokter kandungan.
  • Didukung oleh tim medis andal dan berpengalaman (dokter spesialis kandungan, perawat, dan bidan).
  • Dilengkapi dengan fasilitas medis yang memadai.
  • Memiliki website resmi.
  • Menjalankan prosedur dengan mengutamakan keamanan, kesehatan, dan keselamatan pasien.

Ditangani Langsung Oleh Dokter Spesialis Kandungan Berpengalaman

Salah satu syarat tindakan aborsi yang dikategorikan aman menurut WHO adalah ditangani langsung oleh pihak yang memiliki keahlian medis (dalam hal ini keahlian dalam bidang kuretase) yang memadai.

Dokter yang memberikan penanganan tindakan aborsi sudah seharusnya memiliki pengalaman di dalam melakukan pengguguran kandungan, baik menggunakan metode vakum aspirasi, aborsi medis, ataupun Dilatasi dan Evakuasi.

Tindakan aborsi yang ditangani langsung oleh dokter spesialis kandungan dengan keahlian dalam bidang aborsi, mereka akan dapat memahami dan juga membantu pasien di dalam menangani berbagai masalah yang ada sehubungan dengan keputusan pasien yang bersangkutan untuk melakukan kuretase atau aborsi.

Dengan ditangani oleh tim medis yang berpengalaman dalam bidangnya, wanita yang melakukan aborsi tentunya dapat melakukan konseling tanpa perlu khawatir mengenai keselamatan maupun keamanannya.

Vakum aspirasi itu sendiri merupakan metode pengeluaran isi uterus melalui aspirasi, baik manual dengan syringe ataupun dengan mesin suction (vakum). Metode ini dapat menggantikan metode kuretase tajam, yang dapat menimbulkan lebih banyak komplikasi. Vakum aspirasi dapat dilakukan pada abortus atau keguguran pada usia kehamilan 5-12 minggu.

Setelah prosedur vakum aspirasi, berikut adalah hal-hal yang dapat terjadi:

  • Perdarahan/ bercak pada 2 minggu pertama
  • Rasa kram seperti nyeri haid, selama beberapa jam hingga beberapa hari pertama. Hal ini terjadi karena uterus kemballi mengecil ke ukuran sebelum hamil.
  • Reaksi emosional selama 2 hingga 3 minggu, hal ini terjadi akibat perubahan hormonal.

Efek Samping Prosedur Vakum Aspirasi

Berikut ini komplikasi yang dapat muncul setelah menjalani prosedur vakum aspirasi:

  • Perdarahan berat, yaitu terdapat gumpalan darah ukuran besar, mengganti pembalut lebih dari 2 dalam 1 jam, dan brelangsung hingga 2 jam, serta perdarahan berat selama 12 jam.
  • Tanda-tanda infeksi, seperti sakit kepala, nyeri otot, pusing, atau perasaan tidak enak.
  • Nyeri perut, yang tidak berkurang dengan obat-obatan nyeri, istirahat, atau kompres hangat
  • Demam lebih dari 38 derajat celcius, yang berlangsung lebih dari 4 jam
  • Muntah selama lebih dari 4-6 jam
  • Pembengkakan perut yang muncul tiba-tiba, atau berdebar
  • Keluar cairan dari vagina yang berbau, atau lebih banyak dari biasanya
  • Nyeri, bengkak, atau kemerahan pada daerah genital

Berikut juga tanda yang mungkin muncul setelah prosedur vakum aspirasi, dan perlu menghubungi dokter apabila:

  • Perdarahan lebih dari 2 minggu
  • Terdapat gejala baru yang dirasakan, bisa jadi merupakan efek dari obat-obatan tertentu
  • Tidak menstruasi dalam waktu 6 minggu setelah prosedur dilakukan
  • Gejala dan tanda depresi

Kadangkala, prosedur aspirasi ini tidak berhasil membersihkan isi uterus secara maksimal, akan tetapi kasus seperti ini amat jarang terjadi. Pada umumnya, kegagalan ini terjadi pada minggu-minggu awal kehamilan.

Apabila Anda mengalami perdarahan yang sedikit, hal itu menandakan komplikasi yang Anda alami minimal. Nyeri perut dan begah, bisa jadi berhubungan dengan uterus, akan tetapi tidak dapat menyingkirkan kemungkinan disebabkan oleh penyebab yang lain, misalnya gangguan lambung. Hal ini hanya dapat ditentukan setelah melalui pemeriksaan fisik.

Untuk mengetahui penyebab keluhan tersebut, serta mendapatkan penanganan yang tepat, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke bidan atau ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan. Dokter akan melakukan pemeriksaan, kemudian menentukan penanganan yang tepat.

Penelusuran yang terkait dengan vakum aspirasi :